Jumat, 20 April 2012

4. Jelaskan mengenai pemuda dan sosialisasi.

Jelaskan mengenai pemuda dan sosialisasi?
pemuda adalah golongan manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan ke arah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung. pemuda di indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam,terutama bila di kaitkan dengan kesempatan pendidikan,keragaman tersebut pada dasarnya tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan pengembangan generasi muda.
pengertien sosialisasi adalah mengacu pada suatu proses belajar seorang individu yang akan mengubah dari seseorang yang tidak tahu menahu tentang diri dan lingkungannya menjadi lebih tahu dan memahami.sosialisasi merupakan suatu proses dimana seseorang menghayati (mendarah dagingkan internalize) norma norma kelompok dimana ia hidup hingga timbullah diri yang unik,karena pada awal kehidupan tidak ditemukan apa yang disebut dengan diri.
 sumber :  http://marsavandrian.blogspot.com/2011/01/tugas-ke-4-pemuda-sosialisasi.html

3. Jelaskan mengenai individu keluarga dan masyarakat.

Jelaskan mengenai individu keluarga dan masyarakat.?
Aspek individu, keluarga, masyarakat dan kebudayaan adalah aspek-aspek sosial yang tidak bisa dipisahkan. Keempatnya mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Tidak akan pernah ada keluarga, masyarakat maupun kebudayaan apabila tidak ada individu. Sementara di pihak lain untuk mengembangkan eksistensinya sebagai manusia, maka individu membutuhkan keluarga dan masyarakat, yaitu media di mana individu dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Di samping itu, individu juga membutuhkan kebudayaan yakni wahana bagi individu untuk mengembangkan dan mencapai potensinya sebagai manusia.
Lingkungan sosial yang pertama kali dijumpai individu dalam hidupnya adalah lingkungan keluarga. Di dalam keluargalah individu mengembangkan kapasitas pribadinya. Di samping itu, melalui keluarga pula individu bersentuhan dengan berbagai jenis gejala sosial dalam rangka mengembangkan kapasitasnya sebagai anggota keluarga. Sementara itu, masyarakat merupakan lingkungan sosial individu yang lebih luas. Di dalam masyarakat, individu mengejewantahkan apa-apa yang sudah dipelajari dari keluarganya.
Mengenai hubungan antara individu dan masyarakat ini, terdapat berbagai pendapat tentang mana yang lebih dominan. Pendapat-pendapat tersebut diwakili oleh Spencer, Pareto, Ward, Comte, Durkheim, Summer, dan Weber. Individu belum bisa dikatakan sebagai individu apabila dia belum dibudayakan. Artinya hanya individu yang mampu mengembangkan potensinya sebagai individulah yang bisa disebut individu. Untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya ini atau untuk menjadi berbudaya dibutuhkan media keluarga dan masyarakat.

sumber : http://siscaellia.wordpress.com/2011/10/14/bab-3-individu-keluarga-dan-masyarakat/

2.Jelaskan mengenai penduduk masyarakat dan kebudayaan.

Jelaskan mengenai penduduk masyarakat dan kebudayaan?
Penduduk, masyarakat dan kebudayaan mempunyai hubungan yang erat antara satu sama lainnya. Dimana penduduk adalah Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan buktikewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Sedangkan masyarakat merupakan sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Dan Budaya merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. 
Oleh karena itu penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Dari masyarakat ini kita bisa mendapatkan banyak kreativitas yang natinya akan menjadi suatu BUDAYA.  Jadi dari ketiga hal diatas dapat disimpulkan bahwa ketiga hal tersebut saling berhubungan dan saling melengkapi satu dengan yang lainnya.
 
sumber : http://candrahwijaya.blogspot.com/2012/03/penduduk-masyarakat-dan-kebudayaan.html

1.Apa yang dimaksud dengan Ilmu Sosial Dasar ? Jelaskan.

Apa yang dimaksud dengan Ilmu Sosial Dasar ? Jelaskan.  
Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yg menelaah masalah-masalah sosial, khususnya masalah-masalah yang diwujudkan oleh suatu masyarakat, dengan menggunakan Teori-teori (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial (seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ilmu Komputer, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).
Dari definisi diatas kita dapat menyimpulkan bahwa Ilmu Sosial dasar mencakup segala Bidang dalam kehidupan, Maka dari itulah Ilmu Sosial Dasar merupakan suatu usaha yang dapat diharapkan memberikan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala-gejala sosial agar daya tanggap (tanggap nilai), persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan , sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar.
 
sumber : http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/04/07/fenomena-ilmu-sosial-dasar-dalam-kehidupan/

 

Sabtu, 07 Januari 2012

tugas 4.2

4.2. Dalam kehidupan masyarakat selalu dijumpai keadaan yang sangat bervariasi dan dengan keadaan yang tidak sama. Pada sisi lain setiap manusia mengidam-idamkan adanya kesamaan, dalam agama mengajarkan bahwa setiap manusia mempunyai kesamaan derajat. Di badan dunia pun menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melakat pada dirinya, terbukti adanya Universal Declaration of Human Right.
Tugas anda buat secara deskriptif pelapisan sosial yang ada pada masyarakat dan buat pula apa yang dimaksud dengan kesamaan derajat pada setiap manusia serta jelaskan dengan contoh dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
pelapisan sosial adalah golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu.Oleh karena itu, mereka menuntut gengsi kemasyarakatan. Hal tersebut dapat dilihat dalam kehidupan anggota masyarakatyang berada di kelas tinggi. Seseorang yang berada di kelas tinggi mempunyai hak-hak istimewa dibanding yang berada di kelas rendah.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelapisan sosial adalah pembedaan antar warga dalam masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial secara bertingkat. Wujudnya adalah terdapat lapisan-lapisan di dalam masyarakat diantaranya ada kelas sosial tinggi, sedang dan rendah.Dasar tinggi dan rendahnya lapisan sosial seseorang itu disebabkan oleh bermacam-macam perbedaan, seperti kekayaan di bidang ekonomi, nilai-nilai sosial, serta kekuasaan dan wewenang.
Di dalam susunan negara modern hak-hak dan kebebasan-kebebasan asasi manusia itu dilindungi oleh Undang-undang dan menjadi hukum positif. Undang-undang tersebut berlaku pada setiap orang tanpa kecualinya dalam arti semua orang mempunyai kesamaan derajat dan ini dijamin oleh undang-undang. Kesamaan derajat ini terwujud dalam jaminan hak yang diberikan dalam berbagai sektor kehidupan. Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia.
Contoh Kesamaan Derajat dalam Masyarakat : Salah satu contoh dalam lingkungan kita, kita dapat temukan hal ini di lingkungan kita sendiri, bagi orang yang memiliki Kesamaan Derajat sosial tertinggi di lingkungannya , maka orang itu juga akan mendapatkan sesuatu yang istimewa di masyarakatnya, seperti dihormati , dihargai , serta memiliki wibawa yang sangat tinggi, karena mereka memiliki tempat atau derajat yang sangat dihormati ,tetapi semua itu kembali terhadap kepada individu. Masih banyak contoh lainya, Kesamaan Derajat memiliki cangkupan yang sangat luas , kita akan temukan dalam mendapatkan pekerjaan , dalam memilih pasangan pun terkadang dilihat dari hal ini. Oleh karena itu , kita sebagai manusia harus bersikap adil terhadap sesama manusia.


sumber: http://keyrenz.wordpress.com/2009/11/22/pelapisan-sosial-masyarakat/

tugas 4.1

4.1. Manusia sebagai individu selalu berada ditengah-tengah masyarakat, perilaku individu dalam kelompok ataupun tindakan terhadap orang lain bisa positif atau sebaliknya yaitu tindakan negatif diantaranya: menolong (helping), kerja sama (cooperation), kompetisi (competition), dan konflik (conlikct). Buatlah contoh tindakan/perilaku individu yang mangandung makna tersebut diatas minimal masing-masing tindakan satu contoh.
• Menolong (helping)
Menolong adalah setiap tindakan yang lebih memberikan keuntungan bagi orang lain dari pada terhadap diri sendiri,atau perilaku yang menguntungkan orang lain lebih dari pada diri sendiri. tindakan sukarela untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun atau disebut juga sebagai tindakan tanpa pamrih.  tindakan yang kita wujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,dimana naluri menolong kita timbul/terwujud saat melihat sesuatu kejatian yang di anggap kita merespon untuk menolongnya.
Tindakan menolong ada yang positif diantaranya: menolong teman yang sedang kesulitan, menolong nenek yang ingin menyebrang jalan, menolong saudara yang terkena musibah bencana alam dengan cara memberikan sumbangan sembako , menolong teman yang terjatuh dari sepeda, menolong orang yang memerlukan bantuan kepada kita.
Tindakan menolong yang negatif diantaranya : Membantu dalam pengedaran Narkoba.


• Kerjasama (cooperation)
Kerja sama yaitu suatu tindakan yang kita lakukan untuk mencapai sebuah ttujuan atau penyelesaian suatu pekerjaan atau tugas, kerja sama bisa bersifat kelompok atau dobel(berdua)
Tindakan kerjasama yang berdampak positif daiantaranya: kerjasama dalam bermain sepak bola, kerjasama dalam membangun masjid untuk kepentingan bersama, kerjasama dalam menjaga ketertiban lingkungan.
Tindakan kerjasama yang berdampak negatif diantaranya : kerjasama dalam hal menyontek pada saat ujian.


• Kompetisi (competition)
Kompetisi yaitu suatu kejadian yang kita raih dengan perjuangan kita, dimana kompetisi itu terdapat aturan mainnya.
Berkompetisi di dalam kehidupan bermasyarat memang di butuhkan, untuk memberikan suatu hal yang dapat berdampak positif, sebagai contoh: mengikuti kompetisi atau lomba –lomba yang telah di selenggarakan, berkompetisi untuk mendapatkan nilai terbaik dengan teman sekelas, menyelenggarakan kompetisi lingkunga bebas polusi.
Berkompetisi juga terdapat yang berdampak negatif ,diantaranya:melakukan adu domba hewan,contohnya : sambung ayam(mengadu binatang ayam).

• Konflik (conflict)
Konflik terjadi apabila terjadi suatu gesekan emosi diantara kelompok atau indivdu lainnya sehinga timbul konflik.
Suatu konflik hanya bisa berdampak negatif , contohnya : pretengkaran sesama saudara, peperangan yang sering terjadi diantaranya antara israel dengan palestina, pertengkaran antar suku atau desa, tawuran antar siswa atau antar sekolah yang marak terjadi di kalangan SMU.

Sabtu, 26 November 2011

peran masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba

peran masyarakat dalam upaya pencegahan narkoba.

Dalam usaha pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, tokoh-tokoh masyarakat diharapkan untuk tampil sebagai aktor utama dalam menggerakkan masyarakat, terutama para orang tua, para remaja, sekolah, kelompok masyarakat, dan oraganisasi-organisasi sosial di sekitar lingkungan untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba secara terpadu.
Potensi masyarakat khususnya tokoh masyarakat sesungguhnya mempunyai kekuatan strategis apabila digerakkan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Mengapa? Karena pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat adalah upaya untuk memberi kekuatan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengidentifikasi dan memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan masyarakat dan melakukan upaya-upaya untuk mencapai kebutuhan tersebut. Pendekatan ini dianggap relevan dalam mengatasi masalah narkoba di kalangan masyrakat karena:
 
  1. Masalah narkoba adalah masalah masyarakat yang membutuhkan perhatian dan jawaban dari masyrakat sendiri;
  2. Masyarakat setempat lebih mengetahui masalah lingkungan mereka sendiri daripada siapapun; 
  3. Masyarakat setempat ikut terlibat dalam program-program yang mereka buat dan mereka kembangkan sendiri.
 
 
 sumber:
http://www.bnpjabar.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=321:peran-masyarakat-dalam-upaya-pencegahan-penyalahgunaan-narkoba&catid=71:artikel&Itemid=172